Dengan membaca kita akan mendapatkan pengetahuan baru yang belum kita ketahui,janganlah bosan untuk belajar,tidak ada kata terlambat untuk belajar
Translate
Friday, 11 July 2008
Liburanku .....
Meskipun cumin dua hari berlibur tetetapi sudah bisa membuatku senang …
Dan menyearkan pikiran dan rasa lela dan capek kerja
Dua ari di puncak sangatla menyenangkan bersama keluarga semuanya
Meskipun sangat dingin dipagi dan malam hari
Tetapi masi sangat menyenangkan
Bisa melihat warna hijau dari rerumputan dan pohon – pohon yang besar dihutan
Bisa melihat dan merasakan dinginnya embun pagi yang membuat badan menggigil
Merasakan enaknya kopi panas di pagi hari
Bisa menyapa orang – orang yang lalu lalang untuk berangkat ke sawah
Sungguh sangat menyenangkan
Bisa bersosialisasi sama mereka semua
Masih terliat begitu erat dan kental rasa saling mengormati diantara mereka
Yang sekarang ini begitu jarang aku lihat di kota
Saat pagi menjelang aku dan semua keluargaku
Berjalan – jalan melintasi jalan setapak
Melihat anugrah yang kuasa
Sungguh indah sekali suasana dan pemandangan di pagi hari
Sangat sejuk ….udara yang masih sangat murni tanpa adanya asap kendaraan
Saat kami sampai ditikungan
Bertemu dengan penduduk disekitar bukit
Mereka menyapa dan mengatakan …
Monggo … mampir dulu ketemapat kami
Akhirnya kami mengikuti langkah lelaki setengah baya itu
Ternyata kami diajak ditempat pemerahan susu sapi
Wao …. Sangat banyak susu disana
Lelaki setengah baya itu menawari kami untuk memcicipinya
Subkhanallah …. Sangat enak dan masih hangat banget …
Siangnya …
Meskipun sudah siang dan matahari sudah menebarkan sinarnya yang panas
Tetapi aku masi saja merasakan rasa dingin ..
Tetapi itu semua tidak memupuskan semangatku untuk terus menikmati liburan ini
Saat malam hari
Sangat inda pemadangannya kita bisa melihat indahnya kerlap – kerlip lampu di kota
Melihat kunang – kunang yang berterbangan yang sekarang jarang atau mala tidak pernah aku liat dirumah
Ya …. Terima kasih …
Engkau masih memerikan kami kesempatan untuk menikmati karuniaMu
Meskipun cumin dua hari tetapi sangatlah menyenangkan
Tuesday, 8 July 2008
Biarkan Masa Depan Datang Sendiri
Jangan pernah mendahului sesuatu yang belum terjadi,! Apakah kita mau mengeleuarkan kandungan sebelum waktunya dilihirkan, atau memetik buah – buahan sebelum masak ? hari esok adalah sesuatu yang belum nyata dan dapat diraba, belum berwujud dan tidak memiliki rasa dan warna. Jika demikian, mengapa kita harus menyibukkan diri dengan hari esok, mencemaskan kesialan – kesialan yang mungkin akan terjadi? Memikirkan kejadian – kejadian yang akan menimpanya, dan meramalkan bencana- bencana yang bakal ada di dalamnya? Bukankah kita juga tidak tahu pakah kita akan bertemu dengannya atau tidak, dan apakah hari esok kita itu akan berwujud kesenangan atau kesedihan?
Yang jelas, hari esok masih ada dalam alam gaib dan belum turun ke bumi. Maka, tidak sepantasnya kita menyeberangi sebuah jembatan sebelum sampai di atasnya, siapa yang tahu bahwa kita akan sampai atau tidak pada jembatan itu. Bisa jadi kita akan terhenti jalan kita sebelum sampai ke jembatan itu, atau mungkin pula jembatan itu hanyut terbawa arus terlebih dahulu sebelum kita sampai di atasnya. Dan bisa jadi pula, kita akan sampai pada jembatan itu dan kemudian menyeberanginya.
Dalam syariat, memberi kesempatan kepada pikiran untuk memikirkan masa depan dan membuka – buka alam gaib, dan kemudian terhayut dalam kecemasan – kecemasan yang baru di duga darinya, adalah sesuatu yang tidak dibenarkan. Pasalnya, hal itu termasuk thulul amal ( angan-angan yang terlalu jauh ). Secara nalar, tindakan itu pun tak masuk akal, karena sama halnya manusia di dunia ini justru banyak yang termakan oleh ramalan – ramalan tentang kelaparan, kemiskinan, wabah penyakit dan krisis ekonomi yang kabarnya akan menimpa mereka.
Mereka yang menangis sedih menatap masa depan adalah yang menyangka diri mereka akan hidup kelaparan, menderita sakit selama setahun, dan memperkirakan umur dunia tinggal seratus tahun lagi. Padahal, orang yang sadar bahwa usia hidupnya berada di genggaman yang lain’ tentu tidak akan menggadaikannya untuk sesuatu yang tidak ada. Dan orang yang tidak tahu kapan akan mati, tentu salah besar bila justru menyibukkan diri dengan sesuatu yang belum ada dan tak berwujud.
Biarkan hari esok itu datang dengan sendirinya. Jangan pernah menanyakan kabar beritanya, dan jangan pula pernah menanti serangan petakanya. Sebab, hari ini kita sangat sibuk.
Jika kita heran, maka lebih mengherankan lagi orang-orang yang berani menembus kesediahan suatu masa yang belum tentu matahari terbit di dalamnya dengan kesedihan pada hari ini. Oleh karena itu, hindarilah angan-angan yang berlebihan.
Monday, 7 July 2008
Sujudku
Meskipun aku gak kuasa untuk menahan air mata keluar
Tetapi aku tetap saja bersujud padaMu
Aku tau dan sadar ini adalah jalan yang terbaik
Dan semua ini adalah ujian yang Engkau berikan padaku
Aku yakin Engkau memberikan ujian ini pastinya
Ada hikmahnya buat aku
Dan setiap cobaan yang kau berikan pada umatMu
Pastilah orang itu akan bisa dan kuat menghadapinya
Aku …..
Semua ini pastilah bentuk dari rasa sayangMu padaku
Dengan kesabaran dan usahaku pastinya aku akan bisa mengatasi semua
Orang yang diseri sakit, sama dengan mengurangi dosa yang telah dia buat
Aku tidak akan menyerah dan akan tetap berusaha untuk bisa sembuh
Untuk bisa berbicara seperti shari – hari sebelumnya
Ini adalah yang terbaik
Aku di fonis harus puasa untuk tidak bicara berari- hari
Sepaya biar cepat sembuh
Meskipun sangat berat aku akan berusaha
Tetap semangattttttttt…….
Dan tetap bekerja dan beraktivitas seperti biasa
Aku pasti bisa
Meskipun sulit aku yakin pasti bisa
Demi kesembuhanku aku harus bicara yang pentin- penting saja
Tidak boleh makan, makanan yang berlemak
Hingga akhirnya sekarang aku panjatkan dan bersujud padaMu
Kini aku merasa sudah bisa bercara suaraku sudah keluar lagi
Meskipun sangat pelan dan lirih
Aku bisa bicara
Terima kasih ya Allah ….
Terima kasih…..
PSB SMAN 1 KAUMAN TULUNGAGUNG
Sehingga sekarang tinggal menunggu Daftar Ulang pada Tanggal 10 Juli 2008 jam 8.00 wib
Pesan Buat Ku
|